HELLO READERS

Halo.... Apa kabar? ^ ^

Kunjungi juga: https://www.facebook.com/NanaSevenIndonesia dan https://www.facebook.com/MizukiNanaLovers

Jangan lupa di like Fanspagenya... Terimakasih ^ ^

Selasa, 24 Januari 2012

SOPA: The Dark Ages of Internet


Pekan lalu, Biro Investigasi Federal menumpas file-berbagi situs MegaUpload terkemuka dan telah resmi ditahan karena pelanggaran hak cipta. Hal ini menyebabkan sebagian besar link download serial tokusatsu rusak pada banyak situs!

Dan seperti efek domino, file-sharing lainnya seperti situs FileServe dan FileSonic telah menghapus fitur file-sharing mereka selama akhir pekan, dan menjadi "loker" pribadi online. Ini berarti hanya mereka yang meng-upload file dapat men-download. Situs lain juga mengikuti.

Bagaimana imbasnya ke fandom tokusatsu?

Banyak uploader-uploader dari fandom-fandom tokusatsu terkenal melayangkan protes dan berkomentar terkait hal ini. Mereka mengatakan, jika hal ini dibiarkan, maka, era kegelapan dunia internet akan segera dimulai..... (jefusion)

Ayumi Hamasaki Akhirnya Bercerai

Beberapa hari yang lalu, Ayumi telah memasukkan permohonan cerainya ke kantor pemerintah kota Tokyo. Seperti yang telah diprediksi oleh banyak orang (termasuk aku), Ayumi akhirnya cerai dengan aktor/model asal Austria, Manuel Schwarz. Ayumi bahkan mengaku bahwa gagalnya pernikahan mereka adalah salahnya sendiri.

Ayumi menikah pada tanggal 1 Januari 2011 dan berencana untuk tinggal permanen di Amerika bersama suaminya. Tapi, kata Ayumi, semuanya berubah ketika bencana gempa dan tsunami menyerang Jepang pada tanggal 11 Maret lalu. Dia bilang dia tidak tega meninggalkan kampung halamannya yang sedang kacau balau.

Alasannya "bagus" amat. (jepang.net)

Apakah Jepang Merayakan Hari Raya Imlek?

Saat ini di seluruh dunia, dimanapun ada orang Tionghoa, mereka semua sedang merayakan hari raya tahun baru Imlek (tahun baru berdasarkan perhitungan kalender bulan). Entah itu di Asia, Amerika atau Eropa, semuanya sedang ramai menggelar pesta dari yang sederhana; makan malam dengan keluarga, sampai yang paling meriah; menggelar pesta kembang api besar-besaran.

Lalu bagaimana dengan orang Jepang? Apakah mereka juga ikut merayakan hari raya Imlek?

Jawabannya: tidak.

Kalender bulan (lunar calendar) adalah jenis kalender yang digunakan oleh bangsa China sejak jaman dahulu kala, dan hari raya Imlek dihitung berdasarkan kalender ini. Kemudian bangsa Jepang mengadopsi kalender tersebut dan menggunakannya selama lebih dari 13 abad.

Sampai suatu saat, pemerintah Jepang pada masa restorasi Meiji melihat pentingnya komunikasi dengan bangsa barat, akhirnya mereka setuju memberlakukan kalender bangsa barat -- yaitu kalender Gregorian; seperti yang kita pakai saat ini -- secara resmi tepat pada tanggal 1 Januari 1873.

Maka dari itu bisa dibilang rakyat Jepang secara umum tidak merayakan hari raya Imlek sama sekali, meskipun agama Buddha adalah agama mayoritas disana dan mereka masih menggunakan kalender bulan untuk beberapa perayaan.

Tidak ada libur dan tidak ada pesta apa-apa. Tapi tentunya ada saja yang merayakan Imlek, seperti mereka yang berada di daerah pecinan di Yokohama Chinatown, Nagasaki Chinatown dan Kobe Chinatown.

Disana mereka merayakannya sama seperti di negara-negara lain; mereka makan-makan, main kembang api, dan membagi-bagikan angpao ke sanak keluarga mereka. Dan, yang mungkin akan menjadi tren di tahun baru naga ini adalah; ibu-ibu melahirkan. (jepang.net)

Makna Membungkuk di Jepang

Cara membungkukkan badan yang tepat merupakan bagian dari etika pergaulan yang penting di Jepang. Presiden Barack Obama terlihat kikuk ketika dia berusaha menjabat tangan Kaisar Akihito sekaligus membungkukkan badan.

Sebagian media Amerika Serikat yang anti-Obama dengan gencar mengkritik dengan mengatakan sang presiden melanggar protokol atau malah terlalu menyembah.

Menurut guru besar Studi Asia di Universitas Temple di Tokyo, Jeff Kingston, di Jepang sendiri tidak ada yang tersinggung dengan tindakan Obama. Media Jepang malah memberitakan kasus ini sebagai aspek kehidupan Amerika yang sulit dipahami.

Cara membungkukkan badan kembali menjadi berita ketika perusahan otomotif Toyota meminta maaf atas penarikan mobil-mobilnya.Dalam keterangan kepada media 5 Februari lalu, presiden Toyota Akio Toyoda meminta maaf dengan membungkuk sedikit seperti halnya kalau orang Jepang bertemu tetangga secara tidak sengaja di depan rumah.


Padahal dalam dua minggu sebelumnya dia tidak tampil sama sekali pada saat perusahaannya menghadapi banyak keluhan soal rem dan pedal gas sehingga membuat saham perusahaan jatuh 20%.
Jelas bahwa cara Toyoda membungkukkan badan tidak memenuhi harapan masyarakat.


Media Jepang
Media Jepang yang biasanya sopan, secara blak-blakan mengatakan sikap Toyoda itu terlambat dan tidak memadai. Di Jepang, semakin dalam orang membungkuk dan semakin lama dia membungkuk berarti seakan dia menunjukkan penghormatan atau penyesalan.

Dengan hanya membungkuk sedikit dan sesaat, sikap yang ditunjukkan adalah seperti seseorang yang menjadi sasaran kemarahan atasan. Sedangkan membungkukkan bahu dan langsung pergi menunjukkan isyarat seperti anak kecil yang baru dimarahi.

Sementara sikap membungkuk berkali-kali sampai ke pinggang disertai permohonan maaf terjadi dalam keadaan ekstrim seperti montir yang merusak mobil konsumen tetapi masih meminta bayaran besar.Tetapi secara umum membungkukkan badan di Jepang merupakan isyarat tubuh yang berulang kali dilakukan bahkan tanpa sadar dalam interaksi dengan semua orang.

Budaya Zen
Ketika tampil untuk kedua kalinya di depan media tanggal 9 Februari, Akio Toyoda membungkukkan badan lebih dalam dan lebih khidmat. Tetapi dalam konferensi pers, raut muka Toyoda kelihatan sangat suram, padahal pertemuan itu dimaksudkan untuk meredam kritik terhadap perusahaannya. Dia tampak tidak nyaman menghadapi berbagai pertanyaan kritis terhadap kinerja mobilnya.

Toyoda menjadi pemimpin tertinggi Toyota karena kakeknya adalah pendiri perusahaan itu. Dia seorang pemalu dan tidak suka tampil di depan umum seperti misalnya CEO Apple, Steve Jobs.

Di samping itu, dia berasal dari kebudayaan Zen yang mengedepankan sikap diam dan tabah, yang lebih mementingkan tindakan daripada ucapan. Dengan sikap tenang dan serius dia ingin menunjukkan tekad untuk memulihkan kehormatan keluarganya dan mengembalikan kepercayaan konsumen. Kemudian di akhir konferensi pers, dia membungkukkan badan dengan cara yang menunjukkan penyesalan dan ketulusan. (loverlem blog)

Minggu, 22 Januari 2012

Tiga Karakter Sentai Lama Akan Hadir di Episode 49 Gokaiger




Diinformasikan beberapa aktor asli dari super sentai lama akan kembali tampil dalam Kaizoku Sentai Gokaiger. Mereka adalah Kihachiro Uemura (Dai/Green Flash) dan Kazuoki Takahashi (Shou/Change Gryphon).

Baik Uemura dan Takahashi, kedua-duanya telah mengkonfirmasikan bahwa mereka akan tampil di serial yang akan berakhir Februari ini.

Selain mereka berdua, Ryou Narushima (Remi/Five Yellow) akan tampil juga di serial yang sama pada tanggal yang sama, episode 49 (5 Februari).

Sekedar info tambahan, Flashman, Changeman dan Fiveman adalah Great Power yang dirampas secara paksa oleh Basco. (jefusion)